Banyak minuman yang terlihat sehat ternyata mengandung banyak gula. Cara paling mudah untuk tahu isinya adalah membaca label gizi di kemasan. Kedengarannya rumit, padahal cukup lihat lima hal saja.
Batas gula, garam, dan lemak per hari
Kementerian Kesehatan menganjurkan batas per orang per hari:
- Gula: paling banyak 50 g, kira-kira 4 sendok makan.
- Garam: paling banyak 5 g, kira-kira 1 sendok teh.
- Lemak: paling banyak 67 g, kira-kira 5 sendok makan minyak.
Gula itu sudah termasuk gula di dalam teh manis, kue, dan minuman kemasan. Jadi satu gelas minuman manis bisa menghabiskan sebagian besar jatah gula sehari.
Lima hal yang perlu dilihat di label
1. Takaran saji
Semua angka di label dihitung per takaran saji, bukan per kemasan. Jika takaran sajinya satu sachet dan Anda minum dua sachet sehari, kalikan semua angkanya dengan dua.
2. Gula total
Ini angka yang paling penting untuk minuman. Bandingkan gula total antar merek untuk takaran yang mirip. Semakin kecil, semakin baik.
3. Lemak jenuh
Lemak jenuh sebaiknya tidak berlebihan. Lihat persen AKG-nya. Angka di bawah 10% per sajian termasuk wajar untuk satu kali minum.
4. Garam (natrium)
Minuman manis pun kadang mengandung garam. Perhatikan angkanya, terutama jika Anda sedang menjaga tekanan darah.
5. Komposisi dan alergen
Bahan ditulis dari yang paling banyak. Jika gula pasir atau sirup gula ada di urutan depan, artinya gulanya banyak. Cek juga tulisan "mengandung susu", "kedelai", atau bahan lain yang membuat Anda alergi.
Contoh: membaca label Nutréva
| Yang dilihat | Di label Nutréva | Artinya |
|---|---|---|
| Takaran saji | 20 g (1 sachet) | Satu sachet untuk satu gelas |
| Gula total | 2,7 g | Kurang dari sepertiga sendok makan per gelas |
| Lemak jenuh | 1,7 g (8% AKG) | Masih wajar untuk satu kali minum |
| Garam (natrium) | 48 mg (3% AKG) | Sedikit |
| Alergen | Susu dan kedelai | Tidak untuk yang alergi keduanya |
Waspada kata-kata di depan kemasan
Tulisan besar seperti "sehat", "alami", atau "nutrisi lengkap" di depan kemasan belum tentu menggambarkan isinya. Selalu balik kemasannya dan baca label gizinya. Angka tidak bisa berbohong.
Coba sekarang: ambil satu minuman kemasan di rumah Anda, lalu cari angka gula totalnya. Bandingkan dengan batas 50 g sehari. Hasilnya sering mengejutkan.



